Wednesday, February 3, 2016

ini target tim bulutangkis indonesia di Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2016


Tim Indonesia yang akan tampil di Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2016 diberi target untuk bisa menembus putaran final yang akan digelar Kunshan, Tiongkok, pada Mei mendatang.
Untuk itu, babak semifinal menjadi capaian minimal di ajang kualifikasi untuk memastikan satu tempat di putaran final.
Pada sesi jumpa pers di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (3/2), Chef de Mission Indonesia di Kualifikasi Piala Thomas dan Uber, Achmad Budiharto mengatakan hasil drawing untuk Tim Indonesia, baik Tim Piala Thomas dan Uber, sebetulnya cukup menguntungkan.
Pasalnya, Indonesia hanya akan bertemu tim terkuat saat ini, yakni Tiongkok, hanya di babak final.
"Posisi untuk juara grup tidak berubah, hanya runner-up yang akan diundi kembali untuk babak delapan besar.
Jadi di babak semifinal nanti, Grup A akan bertemu Grup B dan Grup C akan bertemu Grup D," ujar Budi.
"Aturan ini sedikit menguntungkan buat Indonesia. Realistis, bahwa tim terkuat adalah Tiongkok, jadi kita tidak akan bertemu Tiongkok di babak semifinal, dengan catatan kita menjadi juara grup dan begitu juga dengan Tiongkok," imbuhnya.
Lebih lanjut Budi mengatakan, bahwa terjadi sedikit perubahan aturan di ajang Kualifikasi Piala Thomas dan Uber kali ini. Dimana aturan yang mengalami perubahan tersebut perihal babak undian di perempat final.
"Dua tim terbaik setiap grup akan lolos ke babak delapan besar. Ada perubahan sedikit sistem, jadi nanti jatah unggulan untuk babak delapan besar itu berdasarkan rilis terbaru pada tanggal 18 Februari. Untuk lawan di delapan besar, akan diundi kembali," kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI tersebut.
Sebelumnya aturan yang dibuat Federasi Bulu Tangkis Asia (BAC) mengatakan bahwa untuk di babak dealapan besar, tim yang menjadi juara grup akan menghadapi runner-up dari grup lain. Namun, Budi mengatakan jika dirinya sudah mengonfirmasi ke pihak BAC, bahwa aturan yang digunakan mengacu pada aturan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Dimana di babak delapan besar memungkinkan untuk terjadi pertemuan kembali tim yang berasal dari grup yang sama di babak penyisihan, seperti halnya di Piala Sudirman.

No comments:

Post a Comment