Wednesday, February 3, 2016

Kabar tentang pelatnas Badminton indonesia 2016

Bagai tersambar petir di siang bolong, didegradasinya salah satu amunisi ganda putri Pelatnas PBSI Suci Rizki Andini. Begitu mengagetkan. Banyak pihak yang menilai Suci masih berpotensi untuk berprestasi apalagi jika melihat usia Suci yang masih tergolong usia berkembang dan usia produktif atlet yakni 22 tahun.
Ucrit sapaan akrab mantan partner ganda putri Pelatnas, Maretha Dea Geovani ini tak kalah kaget. Bahkan rasa kecewa yang mendalam dirasakan dari gadis kelahiran Bandung, 26 Maret 1993 itu.

Dirinya juga dilanda tanda tanya besar mengenai kriteria dari degradasi itu sendiri.
Ucrit memahami kriteria degradasi dan promosi itu biasanya meliputi prestasi, atittude dan cedera.
Sejauh ini Ucrit menilai bahwa dirinya tidak ada yang bermasalah dengan kriteria yang ada.
“Saya kecewa sih pasti iya. Karena tanpa ada warning atau apapun itu saya tercantum disalah satu nama terdegradasi itu,” ungkap semifinalis Indonesia Open GPG 2015 ini dalam obrol-obrol dengan Bulutangkis.com saat Audisi PB Mutiara Cardinal di Bandung.
“Saya juga selalu menjaga perilaku saya baik kepada sesama pemain, pelatih ataupun pengurus. Kalau cedera memang saya pernah tapi tak lama,” tambah Suci.
Suci yang kala itu tengah menikmati acara kebersamaan dengan anak Pelatnas lain yang tidak disangkanya adalah keberasamaan untuk terakhir kalinya. Dan dirinya lantas menelpon dan menceritakan hal ini kepada kedua orang tuanya dan bergegas pergi.
“Saya langsung menelpon kedua orang tua saya dan mereka juga sedih tapi mau bagaimana, mereka tetap memberi semangat karena perjalanan saya gak cuma dipelatnas aja,” ucap Suci.
“Lantas saya langsung beres-beres koper dan pergi waktu itu tanpa berlama-lama lagi,” timpalnya.
Meskipun begitu, Suci mengatakan dirinya sudah legowo atas keputusan tersebut dan berpikiran positif bahwa dirinya mungkin memiliki banyak kekurangan dan harus memperbaiki kekurangannya itu kedepan.
“Ya saya juga tahu diri aja mungkin banyak kekurangan didalam diri saya ini dan ada yang kurang berkenan, ya sekarang banyak-banyak bersyukur dan lebih memperbaiki diri lagi,” ujarnya.
Suci juga tak ketinggalan dalam setiap sujudnya kepada sang pencipta, menyelipkan doa untuk bulutangkis Indonesia agar bisa maju dan sektor ganda putri Pelatnas dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya.
“Saya selalu berdoa kepada Tuhan semoga Pelatnas khususnya ganda putri agar dapat lebih baik lagi kedepannya demi mengharumkan nama Indonesia,” tutupnya dengan nada optimisme.

No comments:

Post a Comment